Begini Cara Pertolongan Pertama pada Serangan Asma

Begini Cara Pertolongan Pertama pada Serangan Asma


Asma adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Gejala asma yang umum adalah sesak napas, batuk, mengi, dan dada terasa berat. Asma bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti debu, asap rokok, bulu hewan, udara dingin, stres, atau alergi. Serangan asma bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga penting untuk mengetahui cara pertolongan pertama pada asma yang tepat.

Gejala Serangan Asma

Serangan asma terjadi saat gejala asma muncul secara tiba-tiba dan memburuk dalam waktu cepat. Kondisi ini bisa memicu komplikasi berbahaya dan mengancam nyawa. Berikut ini adalah beberapa gejala serangan asma:

  • Mengi atau muncul bunyi ‘ngik’ saat bernapas
  • Sesak napas atau napas pendek
  • Dada terasa berat atau penuh
  • Batuk-batuk parah yang biasanya terjadi di malam hari sehingga menyulitkan tidur
  • Merasa lemas secara tiba-tiba
  • Kesulitan berbicara karena napas sesak

Waspadai jika serangan asma yang muncul cukup berat. Hal ini dapat ditandai dengan sesak napas parah yang disertai kulit pucat, serta bibir dan jari tangan yang tampak kebiruan.

Pertolongan Pertama pada Asma

Jika Anda sedang mengalami serangan asma, tetaplah tenang dan lakukan langkah-langkah pertolongan pertama pada asma berikut ini:

  1. Duduk dan ambil napas pelan-pelan dengan stabil
  2. Cobalah untuk tetap tenang, karena panik justru akan semakin memperparah serangan asma
  3. Semprotkan obat inhaler untuk asma setiap 30–60 detik, maksimal 10 semprotan
  4. Hubungi ambulans jika Anda tidak memiliki inhaler, asma bertambah parah meski sudah menggunakan inhaler, tidak ada perbaikan meski sudah menyemprotkan inhaler sebanyak 10 kali, atau jika Anda merasa khawatir
  5. Ulangi langkah ketiga jika ambulans belum tiba dalam waktu 15 menit

Apabila melihat orang lain sedang mengalami serangan asma, Anda bisa membantunya dengan mempraktikkan pertolongan pertama pada asma berikut ini:

  1. Hubungi ambulans
  2. Bantulah orang tersebut untuk duduk tegak dengan nyaman, sambil melonggarkan pakaiannya agar tidak sesak
  3. Tanyakan faktor pencetus asma dan jauhkan penderita dari kemungkinan pencetusnya, seperti debu, udara dingin, atau hewan peliharaan
  4. Jika orang tersebut memiliki obat asma, seperti inhaler, bantu dia untuk menggunakannya
  5. Jika dia tidak memiliki inhaler, gunakan inhaler yang ada di kotak P3K, jangan menggunakan obat inhaler dari penderita asma yang lain
  6. Untuk menggunakan inhaler, lepaskan tutupnya, kocok, lalu sambungkan inhaler ke spacer, dan pasangkan mouthpiece pada spacer
  7. Minta orang tersebut untuk bernapas perlahan-lahan melalui mulut dan menutup bibirnya di sekitar mouthpiece spacer
  8. Tekan inhaler sekali dan minta orang tersebut untuk bernapas dalam-dalam selama 10 detik atau sebanyak mungkin. Ulangi langkah ini sampai 10 kali atau sampai gejala membaik.
  9. Jika gejala tidak membaik setelah 15 menit atau bertambah parah sebelum ambulans datang, ulangi langkah keenam sampai kedelapan.

Tips Mencegah Serangan Asma

Selain mengetahui cara pertolongan pertama pada asma, Anda juga perlu melakukan pencegahan agar serangan asma tidak kambuh. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Konsultasikan dengan dokter tentang rencana pengobatan dan pengendalian asma yang sesuai dengan kondisi Anda.
  • Gunakan obat asma sesuai anjuran dokter dan bawa inhaler ke mana pun Anda pergi.
  • Hindari faktor pencetus asma yang sudah diketahui sebelumnya.
  • Jaga kebersihan rumah dan lingkungan dari debu dan tungau.
  • Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok.
  • Lakukan olahraga secara teratur dengan intensitas ringan sampai sedang.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang dan cukupi kebutuhan cairan tubuh.
  • Kurangi stres dengan melakukan relaksasi atau aktivitas menyenangkan.

Serangan asma bisa menjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala serangan asma, jangan panik dan lakukan pertolongan pertama pada asma sesuai dengan langkah-langkah di atas. Jika gejala tidak membaik atau bertambah parah setelah melakukan pertolongan pertama pada asma, segera hubungi ambulans atau bawa penderita ke rumah sakit terdekat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Kesehatan Sedunia 2023 Sejarah Tema dan Pesan Pentingnya

Kanker pada Anak Jenis Gejala dan Pengobatan

5 Cara Jitu Cegah Flu di Musim Hujan